“Handel and Gretel”

Menutup Babtols, Yesung kembali menghadiahkan mini cofee shop untuk dikelola kedua orang tuanya. Alasan dirinya menutup restoran babtol kemarin dikatakan karena dia tidak tega melihat kedua orang tuanya kelelahan mengurus dapur dan kerepotan dengan urusan masak memasak yang menguras fisik.

Dan akhirnya dia beralih menginvestasikan uangnya untuk open store coffee shop. Dan yang menarik adalah lagi – lagi ia memakai sistem franchise untuk coffee shop barunya tersebut tak berbeda dengan babtols yang juga bersifat toko franchise.

Mungkin Yesung tidak mau terlalu repot menyusun konsep, merancang menu dll ditengah kesibukannya di SJ. Dan Handel and Gretel sendiri merupakan salah satu franchise coffee shop yang lumayan beken di Korea. Keunggulan kopi racikan Handel dan Gretel kabarnya sih unik dari segi aroma. Seduhan kopinya wangi, dan pembeli bisa sesuka hati menambahkan vodka dll untuk meracik kopinya masing – masing.

Dan sebagai tambahan, kedai kopi Handel en Gretel ini masuk dalam list kuliner sebagai tempat hang out di Korea yang wajib dikunjungi bila kita travelling 48 jam di Seoul


This entry was posted by Abo.

3 thoughts on ““Handel and Gretel”

  1. Pengen ke sana…^^
    katanya yesung sendiri,sering melayani pelanggan nya,lho……\(^o^)/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: